Tekad Indonesia Menjadi Destinasi Wisata Halal

0
440

Untuk meningkatkan pariwisata di Indonesia, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan program Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) dan Hot Deals ViWi 2018 Middle East di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada tanggal 5 Juni 2018 kemarin.

Tekad Indonesia menjadi destinasi wisata halal terbaik dunia dengan berada di peringkat pertama versi Global Muslim Travel Index (GMTI) pada 2019, akan memudahkan Indonesia dalam merebut pasar wisata  halal global yang diproyeksikan jumlah pengeluarannya mencapai US$ 220 miliar pada tahun 2020 mendatang.

BACA JUGA :

Meja Makan Anthony Bourdain dan Obama Diabadikan 

Jokowi ajak Ratusan Influencer untuk Sukseskan Asian Games 2018

“Kemenangan di GMTI 2019 akan membuat kita semakin percaya diri dan kredibilitas kita di kancah Internasional meningkat. Kemenangan itu menjadi kalibrasi terhadap wisata halal kita yang berstandar global dan membuktikan kita adalah pemain global,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, GMTI paling dikenal di seluruh dunia sehingga GMTI 2019  menjadi ajang  untuk ‘menjual’ Indonesia di kancah Internasional agar dikenal dunia sebagai destinasi wisata moslem friendly kelas dunia. “Indonesia saat ini berada di peringkat kedua sebagai destinasi halal dunia versi GMTI 2018 bersama dengan Uni Emeriat Arab, sedangkan peringkat pertama ditempati Malaysia. Kita akan mengalahkan Malaysia pada GMTI 2019,” kata Menpar Arief Yahya.

CEO Mastercard Crescent Rating, Fazal Bahardeen, mengatakan, “Indonesia mempunyai peluang besar karena memiliki  berbagai aspek untuk mendatangkan wisatawan muslim dari mancanegara.”

Sedangkan untuk merebut pasar Timur Tengah pihaknya telah menyiapkan 43 paket Hot Deals untuk menarik wisatawan pada musim liburan bulan Juni hingga September 2018. Ketua Tim Visit Wonderful Indonesia (ViWI) 2018 Hariyadi Sukamdani mengatakan, program Hot Deal ViWI 2018 ditujukan untuk pasar Timur Tengah (Middle East) sebagai salah satu pasar utama Indonesia. “ Akan banyak wisawatan Timur Tengah memilih Indonesia sebagai tempat liburan mereka,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here