Baru 18 Hari Film Dilan 1990 sudah 5 Juta Penonton

0
607

Apa yang membuat film Dilan 1990 ini ramai dibicarakan dan ditonton oleh banyak orang yang mayoritas perempuan ? bahkan tidak hanya anak remaja yang gemar menonton hingga berkali-kali, para ibu yang lahir di tahun 90-an juga terhibur dengan film ini serta merasa seperti kembali ke zaman mereka masih remaja.

Dilan 1990 merupakan film drama Indonesia yang diangkat dari novel dengan judul Dilanku 1990 karya Pidi Baiq. Film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla yang merupakan produksi Falcon Pictures dan Max Pictures. Dibuat sejak tanggal 26 Juli 2017 yang berlangsung di dua kota, yakni Bandung dan Jakarta dan baru tayang serentak pada tanggal 25 Januari 2018. Hebatnya hingga kini, film ini sudah ditonton oleh 5 juta orang.

BACA JUGA :

Setelah Dilan, Vanesha Prescilla Jatuh Cinta Lagi

Siap-siap Antri Tiket Black Panther di Indonesia 

Film ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu bercerita tentang Milea (Vanesha Prescilla) yang bertemu dengan Dilan (Iqbaal Ramadhan) di sebuah SMA di Bandung. Saat itu tahun 1990, saat Milea pindah dari Jakarta ke Bandung. Perkenalan yang tidak biasa kemudian membawa Milea mulai mengenal keunikan Dilan lebih jauh. Dilan yang pintar, baik hati dan romantis. Cara Dilan mendekat Milea tidak sama dengan teman-teman pria lainnya, bahkan Beni, pacar Milea di Jakarta.

Cara Dilan berbicara yang terdengar kaku, lambat laun gak bikin Milea kerap merindukannya jika sehari saja tak mendengar suara itu. Hal-hal unik dan sederhana, nyatanya bisa membuat Milea tersenyum dan perlahan mulai beralih ke Dilan. Lambat laun Milea mulai merasa tak ingin kehilangan sosok Dilan dari kehidupannya. Setelah putus dengan Beni yang merupakan anak manja serta emosional, Milea dan Dilan resmi berpacaran yang mereka tulis diatas materai.

Memang terkesan umum layaknya remaja berpacaran, namun ada yang membuat berbeda pada film ini, yaitu kalimat yang dilontarkan Dilan di setiap skenarionya membuat para penonton khususnya perempuan menjadi “senyum-senyum” alias tersipu-sipu, antara lain :

Penasaran ? tidak hanya filmnya loh, membaca bukunya juga bisa membuat kamu senyum-seyum sendiri.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here