Tasya Kamila Anak Gembala Jadi Moderator di Forum PBB

0
828
Tasya Kamila (Foto : Instagram/tasyakamila) itjeher.com

Tasya Kamila bukan sekedar mantan penyanyi cilik yang dikenal dengan lagu Anak Gembala saja, tapi baru-baru ini membuat bangga Indonesia lewat prestasi akademisnya. Lewat program 2018 Winter Youth Assembly yang diadakan oleh PBB di kantor pusatnya di New York yanggal 14 hingga 16 Februari 2018 lalu, Tasya menjadi delegasi pemuda Indonesia yang ikut berbicara sebagai moderator di salah satu panel.

Panel yang ia moderatori bertajuk “Movemen t Building : Mobilizing Youth for Climate Action”. Judul ini merujuk pada tema pembahasan SDG 13 yaitu 13 tujuan dari Sustainable Development Goals alias Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Di forum ini Tasya Kamila berkumpul dengan berbagai delegasi muda dari negara lain di seluruh dunia. Para anak muda ini terpilih karena memiliki ketertarikan dan pengetahuan tentang isu-isu berkelanjutan, walau ketertarikan dan pengetahuannya tidak dari hal yang sama.

BACA JUGA :

Agnez Mo Muncul Sebagai Perempuan Inspiratif di Majalah Vogue

Sri Mulyani Jadi Menteri Terbaik Dunia

Gaya Santai Queen Maxima dari Belanda ke Indonesia

Keikutsertaannya di acara ini menurut Tasya adalah permintaan langsung dari panitia penyelenggara. Sebelumnya Tasya memang telah jadi bagian aktif organisasi pemuda global di bawah payung PBB yaitu UN Sustainable Development Solutions Youth Network.

Tasya Kamila (Foto : Instagram/tasyakamila) itjeher.com

Terkait dengan kehadirannya di acara ini, Tasya sempat mengalami peristiwa kurang menyenangkan dari pengikutnya di instagram. Karena membagi foto dirinya sedang menggunakan pin pelangi yang jadi lambang SDG 13, ada komentar masuk yang menyindir dukungan dirinya pada LGBT karena kemiripan bentuk simbol.

Tasya Kamila sampai harus memberi klarifikasi di Instagram Story dan menjelaskan 13 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang memang masing-masing diberi simbol warna yang berbeda. Dari kejadian ini, Tasya berharap masyarakat bisa lebih peka lagi terhadap isu-isu global.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here