Cari Tahu Program Bekraf untuk Kemajuan Ekonomi Kreatif Indonesia

0
1050
Bincang Bareng Bekraf itjeher.com

Museum MACAN yang berisi koleksi seni modern dan kontemporer Indonesia serta internasional pada Senin, 26 Februari 2018 lalu jadi tempat berkumpulnya media di acara Bincang Bareng Bekraf. Di acara ini, Triawan Munaf sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) hadir jadi pembicara langsung.

Acara yang digelar memang membahas seputar peranan lembaga ini untuk ekonomi kreatif Indonesia. Lembaga yang sudah 3 tahun berdiri ini nyatanya telah memberi kontribusi terhadap kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Menurut data, PDB Indonesia naik dari 7,38% menjadi 7,44%.

Perkembangan positif ini bahkan diyakini akan terus tumbuh hingga Bekraf lalu berani menargetkan kontribusi hingga lebih dari Rp1.000 triliun di tahun ini. Untuk mencapai target ini, Bekraf perlu menggenjot semua program-programnya dengan memberi dukungan pengenalan produk kreatif Indonesia di dalam maupun luar negeri untuk 16 subsektor ekonomi kreatif yaitu seni rupa, deain produk, desain komunikasi visual, desain interior, arsitektur, seni pertunjukan, kuliner, fotografi, kriya, fesyen, musik, periklanan, penerbitan, televisi dan radio, aplikasi dan games, serta film, animasi dan video.

BACA JUGA :

Kolaborasi Lakmé dan SOE Jakarta di Fashion Scout London Fashion Week 2018

Art Jakarta, Bersatu dalam Seni

Seniman Indonesia di Venesia

16 subsektor tentu tidaklah sedikit, ditambah lagi Triawan Munaf sendiri mengakui bahwa gagasan kreatif tak akan pernah habisnya. Karenanya target Rp1.000 triliun juga bukannya bisa segera dicapai semudah membalik telapak tangan.

Bincang Bareng Bekraf itjeher.com

Butuh kerjasama dari pelaku usaha kreatif untuk membekali diri dengan pengetahuan perkembangan bisnis kreatif. Para pelaku usaha kreatif ini tentu bisa meminta bantuan Bekraf untuk perkembangan bisnisnya, misalnya dari perlindungan produk kreatif lewat pendaftaran hak kekayaan intelektual.

Untuk berbagai informasi seputar program Bekraf, bisa diakses dengan sering membuka situsnya bekraf.go.id.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here