Tagar KamiTidakTakut Beredar di Media Sosial Lawan Terorisme

0
779
Kampanye Tagar di Media Sosial Lawan Terorisme, Sumber Foto Pixabay. Itjeher.com

Serangan dan ancaman terorisme yang terjadi beberapa hari yang lalu, menimbulkan beragam reaksi pada masyarakat. Ada yang merasa cemas, takut, bahkan hingga mengurung diri di dalam rumah karena suasana yang meresahkan akhir-akhir ini.

Namun, tak sedikit pula suara yang meneriakkan perlawanan serta dengan lantang menyatakan ketidak takutan. Beberapa tagar seperti #kamitidaktakut, #kamitidakpanik serta #BersatuIndonesiaKu perlahan ramai digunakan untuk melawan aksi teror tersebut.

Serangan teror tersebut tidak hanya berupa bom bunuh diri yang telah terjadi. Teror di media sosial dengan beragam berita palsu, berita propaganda serta artikel provokatif lainnya, turut menjadi imbas yang ingin dimunculkan oleh para teroris tersebut. Efek seperti ini yang diinginkan para teroris, sehingga mampu membuat lebih banyak perpecahan dan pertikaian.

Karena itu, dengan menyebarkan aura positif di lingkungan dan dunia digital, dapat menjadi bentuk perlawanan bagi gerakan radikalisme tersebut. Beribu unggahan dengan tagar-tagar tersebut ramai di media sosial, untuk menyatakan perlawanan masyarakat terhadap aksi terorisme ini.

BACA JUGA:

Ini yang Harus Dilakukan Saat Mendapat Ancaman Bom

Tak Sekedar Pencitraan, Agnez Mo dan Sheila on 7 Ajak Peduli Bom Surabaya

Label Vanilla Hijab Bersilaturahmi Sebelum Bulan Ramadhan Tiba

Selain mengunggah foto atau video dengan tagar di atas, banyak hal yang bisa dilakukan untuk memberi energi positif di media sosial dan memerangi terorisme. Salah satunya dengan tidak membaca dan follow akun-akun tanpa identitas lengkap yang menyebarkan berita-berita hoax, tidak mengirim ulang (forward) berita yang tidak valid, serta tidak menyebarkan foto-foto yang mengundang perdebatan serta rasa takut. Sebagai para warga digital yang baik, mari sebarkan energi positif sebanyak-banyaknya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here