Siap Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

0
536
foto : dokumen pixabay. itjeher.com.

Setelah cuti melahirkan selama kurun waktu tiga bulan pasti akan terasa berbeda saat tiba kembali di kantor. Banyak yang harus dilakukan lagi, seperti menghadapi tekanan pekerjaan, beradaptasi dengan lingkungan dan lainnya.

Berbeda dari waktu sebelumnya, saat memiliki bayi, tekanan dalam hidup pun turut berubah. Karena, apa yang ada di dalam pikiran kamu tidak hanya tertuju untuk kantor saja, namun dilema saat meninggalkan sang buah hati di rumah.

Dilansir dari The Sun, seorang penulis buku Mumboss, Vicki Psarias, membagikan cara terbaik yang dapat dilakukan wanita untuk mengatasi permasalahan yang ada setelah cuti melahirkan.

  1. Mendapatkan Pengasuh Anak

Pengeluaran perbulan pun akan berubah dari sebelumnya karena akan ditambah dengan biaya jasa untuk mengasuh anak. Memang tidak murah untuk menggunakan jasa pengasuh anak. namun adanya pengasuh akan membantu kamu.Untuk mememilih pengasuh anak, jangan langsung percaya begitu saja. Lebih baik lagi apabila kamu ada orang tua atau keluarga lainnya yang bisa mendampingi pengasuh anak sampai benar-benar kamu percaya. ¬†Selain itu, kamu juga harus melihat apakah ia memiliki sifat ‘keibuan’, sehingga dapat menjada anak kamu dengan baik saat ditinggal bekerja.

  1. Percaya Diri

Kehilangan kepercayaan diri saat bekerja hal yang normal. Karena, selama cuti melahirkan kamu hanya fokus dengan buah hati dan pekerjaan rumah saja. Namun, sering waktu, rasa percaya diri kamu akan kembali. Ketika kamu menemukan pekerjaan yang dirasa cocok, dan dijalankan dengan sukacita, hal itu akan menggantikan otot saraf dan kecemasan yang tegang.

BACA JUGA :

Belanka Online untuk Penuhi Kebutuhan Lebaran dengan Harga Miring

Tips Ibu Menyusui Agar Payudara Tidak Sakit

Risiko Asap Rokok Bagi Ibu Hamil

  1. Karir dan Kehidupan Pribadi Harus Seimbang

Kamu harus pisahkan antara kehidupan di rumah dan kehidupan di tempat bekerja. Hal itu kamu lakukan saat sedang bersama anak dan suami kamu.Kendati sulit, namun kamu harus melakukan pekerjaan kantor tanpa terlihat jelas oleh anak. Ketika masih memikirkan pekerjaan, maka pikiran pun akan terbagi dua. Hal itu membuat beban pikiran pun bertambah.

  1. Hilangkan Rasa Bersalah Terhadap Anak

Sebagai seorang ibu, meninggalkan anak bersama orang lain akan menimbulkan gejolak. Rasa gelisah dan bersalahpun muncul di dalam pikiran kamu. Namun, jangan selalu larut pada perasaan bersalah.  Yang seharusnya dapat kamu lakukan yaitu tuliskan daftar hal yang menjadi tujuan kamu bekerja. Ingatkan kembali diri kamu kenapa memilih untuk bekerja.

  1. Jujur dan Siap Menerima Bantuan dari Pasangan

Ketika pasangan ingin membantu, kamu harus menerimanya. Berusahalah jujur kepada pasangan apa kendala yang kamu dapatkan. Sehingga beban yang ada tidak hanya dipikul oleh kamu seorang.

Penulis : Rani Ayu Utami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here