Kapan Idealnya Anak-Anak dikasih Ponsel ?

0
247

Saat kita ingin memberikan ponsel untuk anak, ibaratnya kita akan memberikan setengah dunia kepada anak. Dan tidak seperti kendaraan bermotor yang sudah jelas baru legal di usia 17 tahun, tak ada batasan usia minimal seorang anak layak memiliki ponsel.

Menurut Dr. Pamela Rutledge, direktur Pusat Penelitian Psikologi Media dari California, Amerika, pertanyaan sebenarnya adalah, untuk apa telepon itu ? tidak pada usia berapa anak itu menggunakannya. Ia memberi contoh, anak yang sudah diperbolehkan memiliki ponsel atau gadgetnya sendiri jika memang diperlukan untuk kebutuhan olahraga. Di ponsel banyak sekali logistik serta emergency yang memang sangat penting untuk mendukung kebutuhan olahraga.

BACA JUGA :

Alacarte : Aplikasi Praktis Penyedia Voucher Restoran Hingga Voucher Makeup

Rumor Henry Cavill Tak Lagi Perankan Superman yang Bikin Heboh

Memang tidak ada batasan usia minimal seorang anak layak memiliki ponsel.  Dan tidak ada anak yang sama, dan tak ada patokan usia. Menurut pencipta Microsoft, Bill Gates, yang terpenting adalah anak sudah cukup dewasa dan bertanggungjawab. Ia baru memberikan ponsel untuk ketiga anaknya saat mereka berusia 14 tahun.  “Saya tidak mengijinkan ada ponsel di meja saat makan, saya menunda memberi mereka ponsel sampai usia 14 tahun, dan anak-anak saya protes karena temannya sudah memiliki di usia lebih muda,” kata Gates dalam sebuah wawancara dengan The Mirror. Menurut Gates, banyak manfaat positif jika anak tidak memiliki ponsel di usia dini. “Dengan membuat batasan waktu menatap layar komputer atau ponsel, anak-anak jadi bisa tidur pada jam yang sesuai,” katanya.

Para pakar psikologi anak rata-rata mengatakan bahwa usia 12 tahun adalah waktu yang ideal untuk memiliki ponsel pertama, tetapi sebagian memilih usia 14 tahun. Karena bila masih dibawah usia tersebut, akan bisa menyebabkan kecanduan dan membuat anak sulit fokus pada aktivitas sosial.

Dan yang paling penting juga, peran orang tua dalam mengawasi anak sangat diperlukan. Kamu bisa mulai dengan mengaktifkan sistem parental control di perangkat anak agar ia bisa berseluncur dengan aman di dunia maya. Selain itu, pendekatan secara personal juga dibutuhkan orang tua. Apabila anak menemukan hal-hal yang ia kurang pahami ia bisa bertanya pada kamu dibandingkan mencari tahunya sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here