Plastik Biodegradable Bukan Jawaban untuk Kurangi Sampah Lautan

0
268
Foto : Pexels itjeher.com
Foto : Pexels itjeher.com

Plastik biodegradable yang banyak beredar di pasaran sering jadi pilihan, karena dianggap lebih baik bagi lingkungan daripada plastik biasa. Sayangnya plastik jenis ini ternyata mampu memberi efek lebih tidak bersalah pada penggunanya, yang malah meningkatkan penggunaan plastik dan memperbanyak sampah.

Padahal menurut data PBB, lebih dari 20 juta plastik tiap tahunnya akan berakhir di lautan, termasuk plastik biodegradable. Yang lebih menyedihkan, plastik yang tenggelam ke lautan ini tak akan larut dan hilang begitu saja melainkan pecah menjadi partikel mikroplastik yang lebih kecil.

Mikroplastik yang tak terlihat ini kemudian dikonsumsi oleh hewan di dalam laut yang juga jadi konsumsi manusia. Bahkan parahnya, karena telah mencemari lautan dalam jumlah yang sangat banyak National Geographic menyebut bahwa kandungan mikroplastik ini sudah mencemari produksi garam yang dikonsumsi setiap hari.

BACA JUGA :

Pesta Kembang Api di Jakarta dan Sekitarnya

10 Hal Mengenai Tol Trans Jawa yang Wajib Diketahui

Sering Konsumsi Cuka Apel? Perhatikan Ini

Walau bahan yang disebut juga dengan bioplastik ini dapat terurai lebih cepat oleh organisme hidup lain yang berasal dari tumbuhan atau hewan, nyatanya tidak untuk lautan.

Jika berakhir ke lautan, maka plastik biodegradable yang tenggelam malah tidak akan terkena sinar UV yang membuatnya semakin tidak terurai. Hasilnya limbah laut semakin banyak dan berat, oleh karena itu jenis plastik ini tetap berbahaya bagi laut dan kehidupan di bumi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here