Sejauh Mata Memandang Merampok Plastik Demi Lingkungan

0
1701
Foto : Instagram/pertemanansehat itjeher.com
Foto : Instagram/pertemanansehat itjeher.com

Walau gerakan mengurangi plastik telah gencar ditularkan, budaya bersih ini tetap saja sering terlewat. Karenanya Sejauh Mata Memandang (SMM) bersama Diet Kantong Plastik dan tokoh publik seperti Dian Sastro dari Pertemanan Sehat merasa perlu melakukan interupsi penyadaran cinta lingkungan.

Caranya adalah dengan melakukan sebuah aksi yang dinamakan Rampok Plastik di acara Car Free Day pada hari Minggu, 14 April 2019.

Di dalam aksi ini, desainer tekstil Sejauh Mata Memandang yaitu Chitra Subyakto bersama rombongan turun ke jalan sambil membawa tas pakai ulang yang ditukar dengan kantong plastik yang dibawa oleh para pejalan kaki.

BACA JUGA :

Olahraga Ini Bisa Meredakan Depresi

Mengenal Diet Mediterania yang Dinobatkan sebagai Diet Terbaik di Dunia

Penampilan Legendaris BTS di Saturday Night Live

View this post on Instagram

Hari ini #pertemanansehat dan #sahabatdisas ikut aksi #rampokplastik bersama @sejauh_mata_memandang dan Diet Kantong Plastik @iddkp ! • Tahu ngga sih ternyata kresek itu jarang didaur ulang karena sulit, materinya terlalu tipis dan ringan. Dari 4 trilyun kresek yg dipakai setiap tahun di dunia, hanya 1% yang terdaur ulang! Sisanya? Numpuk di Tempat Pembuangan Akhir, tertiup angin, terbuang ke sungai, ke laut, dimakan hewan laut sampai membunuh penyu laut, paus dan ikan2 yang biasa kita makan juga. Jadi sudah saatnya kita nggak berpikir "ah ada yang beresin nanti sampahnya". Kita mesti mulai STOP penggunaan kresek, toh ngga butuh-butuh amat kan? • Hari ini bbrp org yang masih bawa kantong plastik, kita "rampok" kreseknya dan kita tukar dengan tas guna ulang. Nggak nyangka banget! baru jalan 30 menit, sudah terkumpul sekitar 1000 kresek 😱😱😱 • Sampah kresek terkumpul ini akan dibuat jadi karya instalasi seni oleh @sejauh_mata_memandang nanti mulai 22 April. Nantikan jangan lupa hadir yaa . #rampokplastik run bersama @iddkp @sejauh_mata_memandang @plazaindonesia @chitras @tzmfr @pertemanansehat #pertemanansehat dan komunitas #sahabatdisas #dietkantongplastik

A post shared by Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) on

Dian Sastro menyampaikan jika kantong plastik alias kresek ternyata adalah jenis plastik yang jarang didaur ulang karena bentuk yang tipis dan ringan. Dari 4 trilyun kresek yang dipakai setiap tahun ternyata hanya 1% yang berhasil didaur ulang. Sisanya tentu menumpuk di tempat pembuangan akhir, tertiup angina, terbuang ke sungai, ke laut, hingga dimakan hewan laut.

Begitu banyaknya pemakai kantong plastik di acara Car Free Day, sampai-sampai aksi ini mampu merampok 1000 kantong plastik hanya dalam waktu 30 menit. Sambil menukar, diberikan juga edukasi singkat tentang bahaya pemakaian plastik sekali pakai.

Tak berhenti pada aksi ini saja, Sejauh Mata Memandang akan membuat instalasi seni dari kantong plastik yang terkumpul. Pameran direncanakan berlangsung pada 22 April nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here