Rumput Laut bisa Menggantikan Kemasan Plastik

0
679
plastik rumput laut
plastik rumput laut

Ubi kayu dan singkong sudah menjadi bahan alternatif untuk membuat kemasan plastik yang ramah lingkungan. Kini giliran rumput laut yang juga memiliki potensi untuk menggantikan plastik yang mudah larut dan aman untuk bumi.

Gagasan bahwa rumput laut merupakan sumber bioplastik yang layak bukanlah sesuatu yang baru. Tanaman ini kaya akan polisakarida, bahan baku alami, dan penelitian di bidang ini membentang lebih dari satu dekade.

Rumput laut tidak menciptakan limbah, dapat larut saat terkena air, menyedot karbon dioksida saat tumbuh dan dapat tumbuh tanpa pupuk, air, atau sumber tambahan lainnya. Rumput laut juga bergizi karena mengandung serat dan vitamin tinggi.

BACA JUGA :

Memperingati Hari Bumi dengan Menyelamatkan Laut

Berbagai Produk Halal di Halal Park GBK

David Christian.
David Christian.

Salah satu anak bangsa yang sudah menggagas kemasan plastik dari rumput laut adalah David Christian. Pria kelahiran Bandung ini awalnya berusaha mengurangi limbah plastik dengan membuat gelas yang bisa dimakan lewat proyek Evoware.

Evoware merupakan proyek bisnis berbasis sosial dan lingkungan yang didirikan pada April 2016. Berdirinya Evoware ditandai dengan lahirnya gelas yang terbuat dari rumput laut dan bisa dimakan bernama Ello Jello. Idenya tercetus saat David pulang ke Jakarta setelah 4 tahun kuliah bisnis internasional di Canadian College, Kanada.

Setelah berhasil meluncurkan gelas yang dinamakan Ello Jello pada tahun 2016 dan laku di pasaran, kini ia mulai membuat kemasan dari rumput laut. Walaupun baru diproduksi dengan skala rumah tangga, kemasan pengganti plastik yang brilian ini kini dilirik perusahaan besar seperti produsen mi instan, waralaba burger, dua perusahaan komestik besar asal Inggris, dan sebuah perusahaan kebutuhan rumah tangga internasional. Pencapaian langka buat produk dengan misi ramah lingkungan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here