Film The Lion King Berkampanye Menggandakan Populasi Singa di Afrika

0
359

Populasi singa dan satwa liar di seluruh Afrika mengalami krisis yang cukup mengkhawatirkan. Dan hal ini menjadi perhatian The Walt Disney Company untuk melakukan kampanye lewat film terbarunya yang baru dirilis, The Lion King.

Dalam 25 tahun terakhir, sejak Disney merilis versi asli The Lion King pada 1994, populasi Singa Afrika telah berkurang setengahnya karena berbagai ancaman yang meliputi perburuan dan perusakan habitat. Hanya tersisa sekitar 20.000 singa di alam liar saat ini.

Oleh karena itu, kampanye yang bertajuk Protect the Pride akan fokus pada perlindungan dan revitasilisasi populasi singa serta memberikan dukungan kepada Wildlife Conservation Network’s (WCN) Lion Recovery Fund (LRF) yang memiliki visi untuk menggandakan jumlah populasi singa di Afrika pada 2050.

BACA JUGA :

Trailer Mulan Tampilkan Citra Kuat Perempuan

Tinder Rilis Aplikasi Kencan yang Lebih Hemat Baterai

 

View this post on Instagram

 

Do you have your tickets to #TheLionKing yet? Get them now and see it in 1 week. (Link in bio)

A post shared by Disney’s The Lion King (@lionking) on

“Disney berkomitmen untuk mendukung upaya konservasi singa dan kami percaya The Lion King adalah kisah yang sempurna untuk mengingkatkan kita tentang peran masing-masing dalam memastikan dunia di mana hewan dihargai dan dilindungi,” kata Elussa Margolis, Senior VP Enterprise Social Responsibility Disney.

Film ini disutradarai oleh Jon Favreau yang juga mengerjakan ‘The Jungle Book’. Nama selebriti kelas atas mengisi daftar pengisi suara, seperti Donald Glover sebagai Simba, Beyonce sebagai Nala, serta billy Eichner dan Seth Rogen sebagai Timon dan Pumba.

‘The Lion King’ dijadwalkan tayang pada 19 Juli si Amerika Serikat, tepat 25 tahun setelah versi kartunnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here