Ini Efek Samping Mengonsumsi Pil KB

0
1253

Alat kontrasepsi di Indonesia memiliki banyak jenis, diantaranya adalah Pil KB. KB adalah singkatan dari Keluarga Berencana yang banyak digunakan oleh pasangan suami istri, karena kegunaannya yang terbukti efektif.

Ketika dikonsumsi dengan tepat, pil KB dapat mencegah kehamilan hingga lebih dari 99 persen. Artinya dari 1000 wanita yang mengonsumsi pil ini sebagai metode kontrasepsi, kurang dari sepuluh orang yang mengalami kegagalan berupa kehamilan.

Pil ini mencegah kehamilan melalui kandungan hormon estrogen dan progestin, dengan menghambat indung telur berovulasi atau melepaskan sel telur. Selain itu, pil juga akan membuat sperma kesulitan mencapai sel telur atau menghalangi sel telur menempel pada lapisan rahim.

Namun tidak jarang menimbulkan efek samping bagi penggunanya. Mulai dari yang sangat ringan, hingga dampak yang cukup mengganggu.

  • Mual

Reaksi ini kemungkinan akan hilang dalam dua bulan. Cobalah untuk mengonsumsi bersama dengan makanan sebelum beralih ke metode kontrasepsi lain.

  • Sakit kepala dan rasa tidak nyaman pada payudara

Efek ini biasanya akan terasa pada awal mengonsumsi pil KB. Jika efek tersebut tidak berkurang, pertimbangkan untuk berganti merek obat atau metode kontrasepsi dan konsultasikan dengan dokter.

  • Peningkatan berat badan

Walau tergolong efek samping yang jarang, beberapa wanita mengalami kenaikan berat badan tubuh. Hal ini umumnya terjadi karena penumpukan cairan. Efek samping ini biasanya tidak berlangsung lama dan berat badan bisa kembali normal setelah beberapa waktu menggunakan pil KB.

  • Gairah seks menurun

Jika mengalami hal ini, Anda bisa mencoba jenis pil yang berbeda. Sebagian wanita bisa terbantu jika menggunakan pil yang mengandung hormon androgen. Apabila hal tersebut tidak berhasil, ganti pil KB dengan metode kontrasepsi lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here