Hati-Hati, Ngemil Tengah Malam Dapat Merusak Kulit

0
654

Ngemil dapat menjadi salah satu kesenangan tersendiri bagi para perempuan. Entah itu camilan manis ataupun asin, sepertinya waktu bersantai tidak lengkap tanpa makanan ringan. Tak heran, banyak wanita yang tidak bisa menjaga berat badan karena sering ngemil.

Tapi ternyata, tak hanya berat badan yang terpengaruh dari pola makan camilan. Kulit juga bisa mendapatkan efek negatif dari kebiasaan yang satu ini.

Keadaan kulit pada dasarnya sangat berpengaruh terhadap apa yang dikonsumsi tubuh. Maka itu, banyak orang yang mengonsumsi dairy secara berlebihan, lebih rentan terkena jerawat dibandingkan orang yang menjaga pola makannnya secara teratur.

Sebuah penelitian terbaru menemukan, waktu makan yang tidak teratur ketika kita sering ngemil, juga memiliki efek terhadap kulit. Bagaimana bisa?

Studi tersebut menyatakan bahwa ngemil di malam hari, atau tengah malam, bisa menjadi lebih berbahaya bagi kulit, dibandingkan paparan sinar matahari langsung. Hal ini disebabkan karena pola makan yang tidak teratur dapat merusak jam biologis kulit, dan mengurangi efektifitas enzim XPA, yang bergfungsi memperbaikin kerusakan kulit akibat sinar UV.

Walaupun masih butuh penelitian lebih lanjut, namun peserta penelitian yang menjadi subjek studi ini mendapat kerusakan kulit ketika makan dengan waktu tidak teratur. Sungguh mengejutkan bukan? Ternyata, bukan hanya jenis makanan yang berpengaruh terhadap kondisi kulit, pemilihan waktu juga memiliki efek yang penting.

Ketika kita memiliki jadwal makan yang teratur, kulit akan terlindungi secara lebih baik dari sinar matahari di waktu siang. Karena jam biologis tubuh teratur dan terpola setiap hari, tubuh tidak akan bingung mengatur siklus hormon dan enzim yang bekerja.

Jika kamu ingin bepergian ke negara tujuan yang berbeda waktu jauh dengan tempat tinggal, sebaiknya mulai sesuaikan jam biologis tubuh dari beberapa hari sebelum berangkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here