Kisah Busana yang Sama dari Berbagai Figur Sukses

0
671

Ketika fast fashion memperoleh kritikan, tren capsule collection mulai muncul ke permukaan. Capsule collection dipopulerkan oleh Donna Karan di tahun 1980an, dengan ide menciptakan koleksi mode yang terdiri dari busana esensial yang bisa dipakai di berbagai era dalam jangka waktu yang lama. Capsule collection biasanya menerjemahkan gaya desainer secara keseluruhan dan lebih fokus pada konstruksi busana tanpa di padu padankan secara berlebihan.

Sejalan dengan capsule collection yang diterjemahkan sebagai koleksi yang secara langsung dikurasi oleh desainer, di kehidupan sehari-hari mulai banyak yang mengadopsi capsule wardrobe untuk persediaan busananya. Orang mulai mengenakan busana yang ‘sama’ setiap harinya.

Banyak alasan yang muncul, yang pasti ketika seseorang memutuskan memakai busana yang sama setiap harinya, ia jadi bisa mengeliminasi kebutuhan untuk mengambil keputusan ‘harus pakai busana apa’ di setiap kesempatan. Kebiasaan ini mulai ditularkan juga oleh banyak figur sukses yang memakai busana sama setiap hari. Ini dia beberapa figur sukses yang selalu menggunakan ‘seragam’ setiap harinya!

  1. Steve Jobs

Turtleneck berwarna hitam, jeans dan New Balance jadi teman setia Steve Jobs saat memimpin Apple di perjalanan kariernya. Ternyata di salah satu perjalanannya ke Jepang di era 80an, Steve Jobs tertarik dengan konsep seragam yang digunakan oleh para pegawai Sony yang dirancang oleh Issey Miyake. Ia lalu meminta Miyake merancang busana untuk seragam Apple, namun karena pegawainya menolak ide ini, akhirnya hanya Steve Jobs saja yang mengenakan seragam buatan Issey Miyake ini di sepanjang hidupnya.

  1. Mark Zuckerberg

Di sesi Facebook Q&A, Mark menjelaskan keputusannya untuk selalu mengenakan t-shirt berwarna abu-abu dipadukan dengan denim berwarna biru karena ia ingin bisa lebih fokus pada hal lain yang lebih penting. Mark meminimalisir keputusan yang harus diambil setiap hari agar bisa memberi lebih banyak pada komunitas.

Dok. www.facebook.com/zuck
  1. Bill Cunningham

Bapak Street Fotografer Amerika untuk The New York Times yang tutup usia di Juni 2016 ini selalu mengenakan jaket, jas, atau baju berwarna biru setiap mendokumentasikan mode di jalanan New York hingga panggung-panggung runway berbagai kota mode dunia. Jaket yang melanglang buana bersamanya ini ternyata pertama kali ditemukan saat ia berjalan-jalan di sebuah toko perangkat rumah tangga di Paris. Sebuah jaket berwarna biru untuk pekerja jalanan Paris dikemas dalam wadah yang sangat praktis dan ringan, lengkap dengan kantung untuk menyimpan tutup lensa. Sejak terus memakainya, jaket itu kini malah menjadi busana ikonis yang melekat di dirinya.

Dok. www.thesartorialist.com
  1. Takaharu dan Yui Tezuka

Suami istri arsitek asal Tokyo yang terkenal dengan karya Fuji Kindergarten dan Echigo Matsunoyama Museum of Natural Science ini selalu mengenakan busana berwarna sama. Takaharu dengan baju biru dan Yui dengan baju merah. Baju biru ini ternyata melekat di dirinya sejak bekerja di Richard Rogers. Rogers selalu mengenakan warna biru, hingga semua pegawai perusahaan mengikutinya, ketika Rogers memutuskan untuk mengganti warna baju para pegawainya sudah terlanjur memenuhi lemarinya dengan warna biru, dan meneruskan kebiasaan tersebut. Sampai akhirnya ia bertemu dengan istrinya Yui yang ternyata selalu menggunakan baju berwarna merah setiap hari. Sejak saat itu, tanpa sadar ia dan istrinya seperti memiliki kesepakatan untuk menggunakan warna baju yang sama setiap harinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here