Film Animasi Indonesia Bertaraf Internasional

0
1084

Film animasi di Indonesia sudah ada sejak tahun 1955. Yang pertama kali membuatnya adalah Dukut Hendronoto berjudul Si Doel, tayang di stasiun TVRI. Kemudian, muncul film animasi lainnya yang cukup fenomenal di tahun 1983 berjudul Huma, diproduksi oleh Pusat Produksi Film Negara (PPFN) yang dibantu oleh UNICEF.

Film animasi masih menjadi kegemaran anak-anak hingga remaja. Bahkan orang dewasa juga banyak yang menonton film ini sebagai hiburan dengan cerita yang relatif ringan. Baru-baru ini, baru diluncurkan film terbaru karya anak Indonesia yang masih berstatus pelajar SMK, berjudul Pasoa dan Sang Pemberani. Proses penggarapannya yang dibantu oleh RUS Animation Studio, disesuaikan dengan standar industri animasi dunia seperti Pixar dan DreamWorks. Didukung oleh Djarum Foundation, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) dan Autodesk, film yang berdurasi 25  menit ini menghadirkan kisah dan karakter hewan mitologi yang merupakan perpaduan beberapa binatang khas Indonesia dan hadir untuk melindungi kelestarian lingkungan dan kekayaan keragaman hayati Tanah Air Indonesia.

Dalam mempertahankan kelestarian lingkungan, Pasoa tidak berjuang sendirian. Ia dibantu seorang pemuda pemberani bernama Amet Mude di mana vokalis band The Changchuters Tria Ramadhani bertindak sebagai pengisi suara. Ada juga karakter Karun, Sang Penyumpit, dan Punai Anai. Penyanyi Indonesia, Isyana Sarasvati, juga terlibat sebagai penyanyi dan pencipta original soundtrack (OST) film ini. Film Pasoa dan Sang Pemberani sudah tayang di SCTV pada 4 Maret 2017 lalu, namun bila ingin melihat kembali film ini, bisa melalui portal RUS Animation yaitu di  www.rus-animation.com.

Dengan kehadiran film animasi bertaraf internasional ini, diharapkan dapat lebih menggalakkan perfileman Indonesia yang bermutu dengan meningkatan kelestarian alam dan budaya Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here