Permainan Tradisional Anak Indonesia

0
1426

Permainan tradisional Indonesia memiliki ciri khas yang berbeda dengan negara lain. Jumlahnya sangat beragam, seringnya menggunakan alat yang ada di sekitar dengan teknik yang khusus diciptakan dari zaman dahulu hinga turun temurun ke generasi berikut. Seiring dengan kemajuan teknologi, permainan tradisional sedikit demi sedikit mulai punah dan jarang digunakan lagi. Hanya di beberapa pelosok daerah yang masih memakai permainan ini sebagai hiburan untuk anak-anak hingga remaja. Ingin tau apa saja jenis permainannya ? simak ulasannya dibawah ini.

Perang Ndut

Permainan khas desa Sumbermulyo, Jombang, Jawa Timur ini menggunakan lumpur basah dan memakai alat dari batang pisang yang dibentuk seperti topeng. Hanya terdapat 2 kelompok yang masing-masing berisi 6 orang dan berlomba di dalam kali yang dangkal dengan jembatan pendek. Pada permainan ini harus menentukan ketua grup yang wajahnya dilumuri oleh lumpur. Dan masing-masing anggota menyiapkan lumpur basah sebanyak-banyaknya untuk siap-siap melempar ke grup lawan dengan melewati jembatan. Yang banyak terkena lumpur adalah grup yang kalah.

Balogo

Salah satu permainan khas anak-anak suku Banjar,  Kalimantan selatan adalah Balogo. Biasanya Balogo dilakukan oleh anak laki-laki.  Balogo sendiri terbuat dari tempurung kelapa yang disatukan hingga berbentuk segitiga, kotak dan bulat. Namun kebanyakan orang menggunakan bentuk yang bulat. Untuk memainkan permainan balogo minimal 2 orang dan maksimal 10 orang. Masing-masing pemain harus memiliki 1 tempurung kelapa serta alat pemukul (terbuat dari paring) agar tidak rebutan saat bermain. Dapat dilakukan di lapangan seluas minimal 10 meter, dan berlomba memukul dan menyerang lawan dengan balogo.

Tok Asya

Mungkin beberapa dari kita semua pernah melihat permainan tradisional yang menggelindingkan tali rotan berbentuk lingkaran dengan sebatang tombak. Benar, kegiatan ini adalah salah satu permainan khas Papua. Pemain minimal berjumlah 2 orang atau maksimal 20 orang. Dilakukan di tanah lapang yang luas, seperti padang rumput atau lapangan dengan dilengkapi garis finish. Caranya siapkan rotan berbentuk lingkaran dan tombak sebagai alat lempar, lalu dengan bantuan tombak tersebut rotan digelindingkan, Yang terlebih dahulu hingga  mencapai garis finish dinyatakan sebagai pemenangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here