Vidi Aldiano dan Pembajakan Musik di Era Digital

0
792

Vidi Aldiano hadir di pesta Halloween yang dihadiri oleh banyak selebritis Indonesia seperti Sherina dan Reza Rahardian. Acara yang diadakan oleh pasangan selebriti Bunga Citra Lestari dan suaminya Ashraf Sinclair ini terbilang sukses. Tamu yang hadir datang dengan dandanan total ala tokoh-tokoh dunia pilihannya.

Uniknya Vidi Aldiano yang datang dengan dandanan bajak laut berupa baju hitam, rompi velvet merah lengkap dengan topi bersimbol tengkorak membawa tema yang berbeda tapi punya benang merah dengan kostumnya.

Baju Vidi dipenuhi dengan beberapa CD kosong yang ditulisi “BCL” dengan spidol. Khas CD bajakan yang bisa dengan mudah kita temui di berbagai area kaki lima, atau kios-kios kecil.

Foto : Instagram/vidialdiano

Pada foto yang diunggah di instagramnya Vidi menulis “Keseruan Halloween semalam ketika saya menjadi ‘Pembajak CD BCL’ mengangkat tema pembajakan karya musik!”. Vidi mencoba menyelipkan  isu yang jadi perhatian bagi perkembangan musisi lokal seperti dirinya.

Foto : Instagram/vidialdiano

Masih berkembangnya pembajakan dalam bentuk CD memang sejalan dengan perkembangan internet dan meningkatnya kapasitas musik dalam jangkauan dunia. Sedihnya, penyebaran produk bajakan yang secara terang-terangan dilakukan di Indonesia tentu mengancam kapitalisme konvesional industri musik, terutama musisi lokal seperti Vidi Aldiano yang tak hanya harus memutar otak seputar isu pembajakan saja, tapi harus kuat bersaing dengan musisi manca negara yang punya jaringan lebih kuat, dan butuh banyak dukungan dari pemerintah dan masyarakat.

Bahkan di era digital ketika musik ramai-ramai masuk ke dalam berbagai platform dengan istilah sharing dan streaming yang legal, pembajakan masih saja jadi isu utama bagi para musisi. Akhirnya industri musik tanah air pun perlahan-lahan mulai merubah pola penjualannya. Album fisik yang dianggap sebagai sebuah mahakarya yang patut dikoleksi, kini jarang yang berani mengeluarkan. Musisi dan label tidak lagi bisa berhitung dengan pasti untung ruginya, sedangkan masalah pembajakan pasti akan terjadi. Akibatnya produksi fisik lama kelamaan bisa jadi musnah.

Namun karena streaming lagu secara legal pula, bisa jadi jalan keluar bagi masalah pembajakan. Semakin banyak orang yang memilih jalan keluar berlangganan streaming legal nantinya akan menurunkan angka pembajakan. Walau demikian, musisi Indonesia pastinya tetap berharap kerjasama dari berbagai pihak terutama instansi terkait dan pelaku dunia musik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here