Mengenal Tradisi Unik Kuliner Imlek bernama Seremoni Yee Sang

0
507
Seremoni Yee Sang
Seremoni Yee Sang

Masyarakat peranakan Tionghoa yang tinggal di Singapura dan Malaysia, memiliki tradisi membuat kuliner bernama Seremoni Yee Sang yang khusus ada pada saat Tahun Baru Imlek. Di Indonesia sendiri, perayaan ini sebetulnya tidak begitu mengakar sebagai budaya peranakan yang dipraktikkan dalam keseharian sejak zaman dulu.

Aji Bromokusumo, pakar kuliner peranakan Tionghoa dalam bukunya Peranakan Tionghoa dalam Kuliner Nusantara (2013) menaksir jika baru lima tahun belakangan Seremoni Yee Sang mulai marak dilakukan di Indonesia. Menurutnya, Orang Tionghoa menganggap hal ini menjadi simbol atas harapan yang dicita-citakan.

BACA JUGA :

Arti di Balik Sajian Khas Tahun Baru Imlek

Dari Makanan Gluten Free hingga Mie Sayuran di Dapur Javara

Seremoni Yee Sang
Seremoni Yee Sang

Seremoni Yee Sang dilakukan dengan sepiring besar salad yang akan disantap bersama keluarga dan kerabat dekat di atas meja. Salad tersebut terdiri dari ikan mentah dan aneka jenis sayur yang dirajang hingga halus. Potongan ikan mentah akan dibubuhi air jeruk dan bubuk jahe guna membunuh bakterinya, sementara aneka jenis sayur akan dibaluri berbagai bumbu dan saus.

Para keluarga atau kerabat akan mengitari meja makan dengan sumpit di tangan. Lalu, secara serempak, mereka akan mencapit bahan-bahan salad, lantas mengangkatnya tinggi ke udara seraya berseru, “lo hei!” Seruan “lo hei” yang merupakan dialek Kanton berarti “angkat bersama”. Menurut Aji, jika ditafsirkan lebih dalam, “angkat bersama” bisa bermakna “sukses bersama”. “Semakin tinggi menangkatnya, maka semakin baik, menandakan harapan yang semakin tinggi juga,” tambahnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here