Film 22 Menit Terinspirasi dari Teror Bom

0
749

Pada 2016 silam, masyarakat Ibu Kota Jakarta telah mengalami keresahan adanya teror bom di Thamrin, Jakarta Pusat. Hingga akhirnya teroris tertangkap, polisi memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasinya. Dari pagi hingga malem, polisi bekerja keras untuk mengatasi serangan berikutnya terjadi.

Hal ini yang menjadi inpirasi sutradara Eugene Panji dan Myrna Paramitha dari Buttonijo Films untuk mengangkat cerita nyata dan tentunya mengangkat profesi polisi di tengah masyarakat. Bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia dan penulis naskah Husein M. Atmojo serta Gunawan Raharja,mereka  berusaha mengangkat nilai-nilai kemanusiaan yang ada di Indonesia khususnya ke dalam film berjudul 22 Menit.

“Film ini memang mendramatisir dari beberapa bagian dari peristiwa bom di Thamrin untuk keperluan bercerita lewat medium film. Dan kami disini berniat untuk menyuguhkan sajian teknologi yang canggih ke layar lebar,” kata Eugene.

Ario Bayu. itjeher.com.

BACA JUGA :

Film Si Doel akan Ditayangkan Perdana di Belanda

Belajar Bahasa Sunda di Film Rocker Balik Kampung

Lalu Muhammad Zohri, Sang Juara Lari

Myrna menambahkan, sebagai tim produksi ini menggarap film berdurasi selama 75 menit dengan persiapan yang sangat matang dan serius. “Persiapan film ini sudah melalui penelitian di Kepolisian Republik Indonesia selama setahun sebelum produksi dimulai. Pihak Buttonijo rajin berkonsultasi dengan aparat demi akurasi adegan,” ungkap Myrna.

Film berkelas dengan drama aksi berjudul 22 Menit ini dibintangi oleh sederet nama terkenal seperti Ario Bayu. Dimana, Ario Bayu berperan sebagai Ardi yang merupakan anggota pasukan anti terorisme kepolisian yang mempertaruhkan nyawanya demi mengamankan Ibu Kota dari ledakan bom tersebut. Berkat kesigapan tim dan bantuan dari seorang polisi lalu lintas bernama Firman (Ade Firman Hakim), pelaku serangan bom tersebut dapat diamankan dalam waktu 22 menit.

Selain cerita tentang Ardi dan Firman, 22 Menit juga menghadirkan sudut pandang mereka yang ikut terjebak didalam situasi mencekam tersebut. Buat kamu yang ingin menontonnya, sudah mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 19 Juli 2018 mendatang.

Penulis : Rani Ayu Utami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here