Obor Asian Para Games 2018 sudah Tiba di Pontianak

0
761

Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi kota kelima setelah Solo, Ternate, Makassar dan Denpasar, sebagai tempat bersinggahnya obor Asian Para Games 2018. Api obor yang menginap itu akan dikeluarkan dan diserahkan kepada ketua Inapgoc, Raja Sapta Oktohari dan diberikan kepada Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji, diiringi kesenian khas Kalimantan Barat.  Kemudian api obor akan diestafetkan kepada tiga pembawa obor sebelum diarak keliling Pontianak.

Tiga pembawa obor pertama adalah Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Oesman Sapta Odang, Wakil Jaksa Agung RI sekaligus sebagai CdM (Chef de Mission) Indonesia dalam Asian Para Games 2018 Dr Arminsyah SH MSi, dan Wahdina, peraih emas ASEAN Para Games 2005. Setelah itu, obor dibawa menuju check point dan menaiki kendaraan pawai untuk diarak keliling kota sejauh 3,7 km. Pawai akan dilanjutkan dengan berjalan sejauh 1,2 km. Wahdina akan memberikan api obor kepada Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Dr Raden Isnanta MPd, untuk diestafetkan kepada Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Didi Haryono. Berikutnya, obor akan berpindah tangan ke Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Sugiyono SH MM, sebelum dipegang oleh Erlansyah selaku pemegang medali emas Peparnas 2012 cabang olahraga renang.

BACA JUGA :

Jokowi di Korsel, Jalan-Jalan di Dongdaemun Hingga Bertemu Suju

Sebelum ke Indonesia Siwon Super Junior Turun Ke Jalanan di Malaysia

Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi akan berperan sebagai pemegang obor kedelapan, sebelum diserahkan kepada Kesultanan Pontianak melalui Sultan Syarief Mahmud Melvin Al-Kadrie. Dari sultan Pontianak, api obor tersebut akan diserahkan kepada Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Drs Deden Juhara, lalu diestafetkan kepada Direktur Wahid Institute, yakni Yenny Wahid, sebelum dipegang oleh paralympian nasional angkat berat peraih emas Peparnas 2016 Ahmad Fauzi. Pawai Obor Asian Para Games di kota khatulistiwa akan berakhir di tangan Ir H Edi Rusdi Kamtono MM MT, selaku Walikota Pontianak yang akan ditancapkan di panggung kehormatan untuk dilakukan deklarasi bersama “Gelorakan Semangat Peduli Disabilitas”.

Ketua Umum Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari mengatakan, kota Pontianak dipilih sebagai salah satu tujuan pawai obor karena letak kota ini yang berada pada lintasan garis khatulistiwa dengan ketinggian antara 0,1 sampai 1,5 meter diatas permukaan laut.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here