Kemendikbud Gandeng Casio Computer untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa

0
905

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) menjalin kemitraan dengan Casio Computer Co., Ltd., dalam meningkatkan kompetensi siswa di bidang sains, teknologi, kerekayasaan, dan matematika (STEM). Hal tersebut diwujudkan dengan penandatanganan perjanjian kemitraan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Mendikbud RI), Muhadjir Effendy, dan Wakil Presiden Eksekutif Casio Computer Co., Ltd.

“Penandatanganan naskah perjanjian kemitraan ini menandai upaya bersama kita dalam rangka memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, khususnya dalam pengembangan kompetensi di bidang sains, teknologi, kerekayasaan, dan matematika,” demikian disampaikan Mendikbud pada acara penandatangan tersebut, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, pada tanggal 27 September 2018 kemarin.

BACA JUGA :

Marion Jola Raih Penghargaan AMI di Awal Kariernya

Setelan Penuh Warna BTS di New York

Dalam perjanjian kemitraan tersebut, kedua pihak setuju untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi pendidik serta mengembangkan minat dan kompetensi peserta didik dalam bidang sains, teknologi, kerekayasaan, dan matematika, sekaligus pengembangan perangkat kurikulum, metode pembelajaran, dan bahan ajar dalam bidang yang sama.

“Dunia ini terus berubah, teknologi berkembang sangat cepat. Oleh karena itu, kami harus mempersiapkan pelajar Indonesia agar siap menghadapi persaingan di masa yang akan datang. Saya yakin dengan kemitraan ini akan membawa pengaruh positif bagi pelajar Indonesia, sehingga mereka memiliki kompetensi unggul untuk menjadi calon pemimpin masa depan,” kata Mendikbud.

Pada kesempatan ini Hiroshi Nakamura, Wakil Presiden Eksekutif Casio Computer, mengungkapkan rasa bangganya dapat memberikan konstribusi dalam pengembangan pendidikan STEM di Indonesia. “Casio merasa bangga bisa berkontribusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pada bidang sains, teknologi, kerekayasaan dan matematika. Kami telah mengamati kebutuhan para pendidik dan peserta didik di Indonesia dengan seksama, agar mampu memberikan perangkat terbaik yang kami yakini bisa meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang sains, teknologi, kerekayasaan dan matematika,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here